TransformasiNews.Id | Siantar – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pematangsiantar mulai mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan menggelar Pelatihan Calon Petugas Lapangan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026.
Sebanyak 114 peserta terpilih mengikuti Pelatihan Gelombang I yang akan dilaksanakan melalui metode blended learning atau pembelajaran kombinasi daring dan luring.
Kepala BPS Kota Pematangsiantar, Ratnauli Naibaho, dalam surat pemanggilan resmi yang ditujukan kepada calon petugas lapangan dan instruktur daerah (Inda) SE2026, menyampaikan bahwa pelatihan menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas pendataan ekonomi nasional yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.
Pelatihan tersebut terdiri atas dua tahapan utama. Tahap pertama berupa pembelajaran mandiri secara daring melalui platform Learning Management System New Generation (LMS-NG). Para peserta diwajibkan mempelajari modul Microlearning SE2026 selama tiga hari, yakni pada 29 hingga 31 Mei 2026.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti pembelajaran klasikal secara tatap muka yang berlangsung selama tiga hari efektif, mulai Senin hingga Rabu, 1–3 Juni 2026, bertempat di Hotel Siantar. Kegiatan tersebut akan dibagi ke dalam empat kelas pelatihan guna mendukung efektivitas proses pembelajaran.
Pembukaan pelatihan klasikal dijadwalkan berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 08.00 WIB. Pelatihan ini menjadi tahapan strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang akan bertugas mengumpulkan data ekonomi secara akurat dan komprehensif.
Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya diharapkan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.
Dengan pembekalan yang terstruktur dan sistematis, para calon petugas lapangan diharapkan mampu menjalankan tugas pendataan secara profesional sehingga menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipercaya.
—
Penulis: Rin | Editor: Par
Video: Rin
—








