TransformasiNews.ID | Medan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) Sumatera Utara menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan tindakan intimidatif yang dilakukan oleh oknum aparat TNI terhadap masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris DPD Bara JP Sumut, Juvinando Bertho Sinaga.
Menurut Juvinando, fenomena ketidakpedulian publik terhadap berbagai kasus ketidakadilan di dalam negeri menjadi persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama. Ia menilai, masyarakat kerap menunjukkan reaksi keras terhadap konflik di luar negeri, namun cenderung abai ketika peristiwa serupa terjadi di lingkungan sendiri.
“Ketika terjadi konflik di luar negeri yang bukan urusan kita, masyarakat ramai-ramai mengecam. Namun saat ketidakadilan terjadi di negeri sendiri, justru banyak yang memilih diam seolah tidak peduli,” ujar Juvinando dalam keterangannya, Kamis, 19 Maret 2026 di Medan, Sumatera Utara.
Ia juga menyoroti sikap individualistis yang dinilai semakin menguat di tengah masyarakat. Menurutnya, banyak orang baru bereaksi ketika ketidakadilan tersebut menimpa diri sendiri, sementara saat orang lain menjadi korban, respons yang muncul cenderung pasif.
“Ketika tetangga atau orang lain mengalami ketidakadilan, kita seolah bersyukur karena bukan kita yang mengalaminya. Namun ketika hal itu menimpa diri sendiri, barulah kita bersuara. Ini menjadi pertanyaan besar, apakah sikap seperti ini sudah menjadi tradisi saat ini?” tegasnya.
Lebih lanjut, DPD Bara JP Sumut menyoroti peran aparat yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat. Juvinando menegaskan bahwa setiap bentuk penyimpangan kewenangan harus ditindak tegas agar tidak mencederai kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Aparat seharusnya menjadi pelindung rakyat, bukan justru menjadi alat intimidasi. Kami mendesak agar setiap dugaan pelanggaran oleh oknum aparat dapat diusut secara transparan dan profesional sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.
DPD Bara JP Sumut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta berani menyuarakan kebenaran demi terciptanya keadilan dan supremasi hukum di Indonesia.
—
Penulis: Jen | Editor: Par
Foto: Jen
—








