TransformasiNews.ID | Siantar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Artis Sumatera Utara (PASU) Kota Pematangsiantar resmi menetapkan Badan Pengurus Harian untuk periode 2026–2029. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran insan seni sekaligus menyuarakan gerakan sosial bertajuk “Satu Nada Tolak Narkoba”.

Bertempat di Tokyo Cafe Pematangsiantar, Jumat, 27 Maret 2026, Ketua Umum PASU, Siska Herly J Sianturi, S.E langsung melantik pengurus DPD PASU Kota Pematangsiantar.

Dalam struktur kepengurusan yang baru, Agus Sihotang, SE dipercaya sebagai Ketua DPD PASU Kota Pematangsiantar. Ia akan memimpin organisasi bersama jajaran pengurus lainnya yang terdiri dari tokoh-tokoh seni dan masyarakat yang memiliki komitmen kuat dalam memajukan dunia seni serta membangun kesadaran sosial di tengah masyarakat.

Adapun susunan lengkap Badan Pengurus Harian DPD PASU Kota Pematangsiantar periode 2026–2029 adalah sebagai berikut:

• Ketua: Agus Sihotang, SE
• Wakil Ketua I: Dormin Silalahi
• Wakil Ketua II: Andrei Betawi Hutagalung
• Sekretaris: Sõkhiatulõ Zebua, A.Md.Fin., SE
• Wakil Sekretaris: Riana Simatupang, S.Pd
• Bendahara: Natalia Pangaribuan
• Wakil Bendahara: Larmawati Ambarita

Pelantikan ini turut mengusung semangat kebersamaan yang dirangkum dalam slogan “Salam PASU Sada Tona – Satu Nada Tolak Narkoba”, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mendukung gerakan anti-narkoba melalui pendekatan seni dan budaya.

Ketua terpilih, Agus Sihotang, menyampaikan bahwa PASU akan menjadi wadah kolaboratif bagi para pelaku seni untuk berkarya sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya peran seniman dalam menyuarakan pesan moral dan sosial, termasuk dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Melalui PASU, kita ingin menyatukan langkah para seniman untuk tidak hanya berkarya, tetapi juga menjadi agen perubahan. Seni harus hadir sebagai kekuatan yang membangun, bukan merusak,” ujarnya.

Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu mendorong geliat seni di Kota Pematangsiantar sekaligus memperkuat sinergi antara komunitas seni, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, kreatif, dan bebas dari narkoba.

Dengan terbentuknya struktur organisasi yang solid, PASU Kota Pematangsiantar optimistis dapat menjalankan program-program inovatif yang tidak hanya mengangkat potensi seni lokal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan karakter generasi muda.

 

 

 

 

 

 

 

—

Penulis: Ot | Editor: Par
Foto: Ot

—