TransformasiNews.ID, Semarang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan struktur kepengurusan baru periode 2025–2030. Penetapan tersebut merupakan hasil Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Jawa Tengah yang digelar pada Sabtu, 27 Desember 2025.
Konferda ini menjadi momentum strategis bagi PDI Perjuangan Jawa Tengah untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat arah perjuangan partai ke depan. Melalui forum tertinggi di tingkat provinsi tersebut, partai menetapkan susunan pengurus yang diharapkan mampu menjaga soliditas, memperkuat kerja-kerja ideologis, serta memenangkan kepercayaan rakyat.
Dalam struktur kepengurusan baru ini, Dolfie Othniel Frederic Palit dipercaya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, didampingi Sumanto sebagai Sekretaris, dan Kaisar Kiasa Kasih Said Putra sebagai Bendahara.
Selain pengurus inti, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah juga menetapkan jajaran wakil ketua bidang yang mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari ideologi dan kaderisasi, pemenangan pemilu, kebijakan publik, ekonomi kerakyatan, hukum dan advokasi, hingga kebudayaan, pendidikan, serta keagamaan. Susunan ini dirancang untuk memastikan kerja partai berjalan sistematis, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui kepengurusan periode 2025–2030 ini, PDI Perjuangan Jawa Tengah meneguhkan komitmen untuk mengembalikan Jawa Tengah sebagai kandang dan benteng Banteng. Fokus utama diarahkan pada penguatan soliditas internal, konsistensi turun ke akar rumput, serta memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi rakyat.
DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menegaskan akan terus menghidupkan nilai-nilai perjuangan partai dengan semangat Satyam Eva Jayate—kebenaran pasti menang—sebagai landasan moral dan ideologis dalam setiap langkah politik dan pengabdian kepada masyarakat.
—
Penulis: Eko | Editor: Par
—








