TransformasiNews.Id | Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jokowi Presiden/ Barisan Relawan Jalan Perubahan (DPP Bara JP) menegaskan tetap mendukung dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029 serta untuk dua periode selanjutnya.
Penegasan itu disampaikan melalui pernyataan resmi tertanggal 26 Agustus 2026 sebagai respons atas pemberitaan dan video pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi dalam acara temu relawan Jokowi di Jakarta.
Dalam surat bernomor 021/B/EXT/DPP-BaraJP/VIII/2026, DPP Bara JP menegaskan posisinya sebagai organ relawan Jokowi yang pertama dan tertua sejak 2013.
Ketua Umum DPP BaraJP periode 2025–2030, Willem Frans Ansanay, bersama Sekretaris Jenderal Boy BRJ Nababan, menegaskan sikap organisasi tersebut dalam surat resmi.
“Bara JP tetap mendukung dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029 dan untuk 2 (dua) periode selanjutnya,” demikian poin utama dalam surat tersebut.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan posisi resmi Bara JP di tengah situasi dan pemberitaan yang berkembang di masyarakat.
DPP Bara JP juga memberikan klarifikasi terkait pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi dalam acara temu relawan Jokowi di Jakarta.
Menurut Bara JP, pernyataan tersebut merupakan pandangan Budi Arie dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Projo dan tidak dapat dianggap sebagai sikap seluruh organisasi relawan Jokowi.
Dalam surat resminya, DPP Bara JP menyatakan: “Pernyataan Ketua Umum Projo tidak mewakili sikap Bara JP dan sikap Relawan Jokowi lainnya.”
Bara JP menambahkan bahwa masing-masing organisasi relawan Jokowi memiliki sikap dan pandangan yang beragam terhadap berbagai tema kebangsaan yang berkembang.
DPP Bara JP menyebut secara umum pertemuan relawan tersebut membahas perkembangan PSI. Dalam surat itu juga disebutkan bahwa Jokowi sebelumnya menghadiri sejumlah kegiatan konsolidasi PSI di berbagai daerah.
Bara JP menyatakan Jokowi dalam arahannya kepada relawan menekankan pentingnya tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang saat ini fokus menjalankan berbagai program prokerakyatan.
“Bapak Jokowi menekankan kepada seluruh relawan yang hadir untuk tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang saat ini sedang fokus bekerja melaksanakan program-program pro kerakyatan,” ujar Willem Frans Ansanay.
Menurut BaraJP, arahan tersebut sekaligus menjadi penutup acara temu relawan.
DPP Bara JP turut menanggapi narasi yang disebut disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui berbagai platform media sosial.
Dalam surat tersebut, Bara JP menyatakan mengecam pihak yang disebut sebagai provokator yang mengaitkan organisasi dengan isu 27 Agustus 2026.
Bara JP juga mengimbau seluruh komponen bangsa menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak terpengaruh narasi yang dinilai dapat memecah belah persatuan nasional.
“Bara JP mengimbau kepada seluruh komponen bangsa untuk tetap menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, dengan tidak terprovokasi terhadap segala usaha dari pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan nasional dan yang tidak ingin melihat Indonesia maju,” kata Boy Nababan.
Melalui surat tersebut, DPP BaraJP menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan sikap resmi organisasi.
Selain itu, Bara JP menempatkan diri sebagai organisasi relawan Jokowi yang pertama dan tertua sejak 2013 serta menegaskan bahwa pernyataan organisasi relawan lain tidak otomatis mewakili sikap Bara JP.
Surat pernyataan tersebut ditandatangani Willem Frans Ansanay selaku Ketua Umum dan Boy BRJ Nababan selaku Sekretaris Jenderal DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan periode 2025–2030.








